Mini Game

Bee Ballistics 🐝

Tembakkan lebah ke kepiting yang mengambang. Kamu cuma bisa atur kecepatan awal dan sudut elevasi, sisanya urusan gravitasi. Ada karang dan batu di jalan, jadi hitung dulu sebelum menembak.

Memuat peta…

Ketuk lapangan untuk mengarahkan tembakan, lalu atur kecepatannya.

m/s
°
Kesulitan
Tembakan 0 Kena 0 Rekor

Rumus yang Kamu Butuhkan

Gerak parabola tanpa hambatan udara, g = 10 m/s²
1

Kecepatan awal, arah mendatar

$$v_x = v_0 \cos\theta$$

Nilainya tetap dari awal sampai lebahnya jatuh. Gravitasi tidak menarik ke samping.

2

Kecepatan awal, arah tegak

$$v_{y0} = v_0 \sin\theta$$

Ini yang terus berkurang karena gravitasi, sampai jadi negatif waktu lebah mulai turun.

3

Posisi mendatar

$$x = v_x \, t$$

Titik luncurnya pas di (0, 0), jadi rumus ini langsung bisa dipakai tanpa digeser.

4

Posisi tegak

$$y = v_{y0} \, t - \tfrac{1}{2} g t^2$$

Suku kedua inilah yang bikin lintasannya melengkung, bukan garis lurus.

5

Persamaan lintasan

$$y = x\tan\theta - \frac{g x^2}{2 v_0^2 \cos^2\theta}$$

Paling berguna: pada posisi x tertentu, lintasanmu ada di ketinggian berapa. Dipakai buat ngecek apakah kena karang.

6

Jangkauan

$$R = \frac{v_0^2 \sin 2\theta}{g}$$

Jarak mendatar total, berlaku kalau titik jatuhnya sama tinggi dengan titik luncur.

7

Tinggi maksimum

$$H = \frac{v_0^2 \sin^2\theta}{2g}$$

Titik tertinggi lintasan, tercapai waktu kecepatan tegaknya persis nol.

8

Waktu di udara

$$T = \frac{2 v_0 \sin\theta}{g}$$

Sama seperti R, cuma berlaku kalau titik jatuhnya sama tinggi. Kalau kepitingnya lebih tinggi, pakai rumus 3 dan 4.

Game ini menganggap tidak ada hambatan udara atau angin, biar hitungannya cukup pakai rumus SMP biasa.

Contoh Perhitungan

Kepiting di titik (90, 25), tanpa halangan

Cara mainnya coba-coba yang terarah. Tebak v₀ dan θ, cek pakai rumus 5, lalu sesuaikan.

1

Tebakan pertama: v₀ = 45 m/s, θ = 35°. Masukkan x = 90 ke rumus 5.

$$y = 90\tan 35^\circ - \frac{10 \cdot 90^2}{2 \cdot 45^2 \cos^2 35^\circ}$$

$$y \approx 63{,}0 - 29{,}8 = 33{,}2\ \text{m}$$

Ketinggiannya 33 m, padahal kepitingnya di 25 m. Terlalu tinggi.

2

Turunkan sudutnya: v₀ = 45 m/s, θ = 25°.

$$y = 90\tan 25^\circ - \frac{10 \cdot 90^2}{2 \cdot 45^2 \cos^2 25^\circ}$$

$$y \approx 42{,}0 - 24{,}4 = 17{,}6\ \text{m}$$

Sekarang malah kelewat rendah.

3

Jawabannya di antara keduanya. Di 35° terlalu tinggi, di 25° terlalu rendah. Coba sekitar 28° sampai 30°, lalu geser pelan-pelan sampai tepat kena.

Fun Facts

Delapan hal menarik soal gerak parabola
➡️

Kecepatan mendatar tidak pernah berubah

Tanpa hambatan udara, tidak ada gaya yang menarik lebah ke samping. Jarak mendatar tiap detik selalu sama, dari awal sampai jatuh.

🎯

45° memberi jangkauan terjauh

Tapi cuma kalau titik jatuhnya sama tinggi dengan titik luncur. Kalau kepitingnya lebih tinggi, sudut terbaiknya justru lebih dari 45°.

🔁

Dua sudut bisa punya jangkauan sama

θ dan (90° minus θ) mendarat di titik yang sama. 30° dan 60° jaraknya identik, cuma yang 60° terbang lebih tinggi dan lebih lama.

⏱️

Waktu di udara cuma soal ketinggian

Dua tembakan dengan kecepatan tegak awal sama akan jatuh bersamaan, biarpun kecepatan mendatarnya beda jauh.

⛰️

Di titik tertinggi, lebahnya tidak berhenti

Kecepatan tegaknya nol sesaat, tapi kecepatan mendatarnya tetap penuh. Makanya puncak lintasannya melengkung halus, bukan siku-siku.

✖️

Kecepatan naik dua kali, jarak naik empat kali

Karena R sebanding dengan v₀ kuadrat. Menaikkan v₀ dari 20 ke 40 m/s bukan menggandakan jarak, tapi mengempatkalikannya.

🪶

Berat lebah tidak berpengaruh

Semua benda jatuh dengan percepatan gravitasi yang sama. Lebah dan batu yang ditembakkan identik akan mengikuti lintasan yang persis sama.

📐

Lintasannya selalu parabola

x bertambah lurus terhadap waktu, sedangkan y mengandung t kuadrat. Begitu t dihilangkan, hasilnya selalu persamaan kuadrat dalam x.